Hy (Part 1)

Standard

FROM THIS MOMENT ON

Dear all the beautiful stars,

Sakit hati itu adalah resiko terbesar dalam menjalin suatu hubungan terutama pacaran. Sekali merasakan sakitnya pasti kita nggak ingin untuk merasakannya lagi. Ketika hati ini sudah mulai membuang rasa sakit yang lama dan ketika itu juga rasa sakit yang baru datang menggores hati ini, pada saat itulah hati ini akan kembali terpuruk bersama beban yang baru.

 

“Fanny kayaknya dia merhatiin lo mulu tuh!”

“Siapa sih maksud lo, Ney?”

“Dia lah siapa lagi!” tegas Neysa dengan yakinnya sambil menunjuk seorang cowok disudut kelas.

Fanny diam dan berpikir, nggak nggak mungkin dia merhatiin aku, lagian kalau dia merhatiin aku itu juga bukan urusan aku dan intinya aku nggak suka dia. Dia itu kelihatan banget cowok yang males dan cuek banget. Itu bukan type aku banget.

Tifanny Rayhardi atau biasa dipanggil Fanny baru saja naik ke kelas dua SMA dan dia juga sekelas dengan Neysa teman sekelasnya ketika kelas satu. Sekolah mereka setiap tahun ajaran baru, kelas akan diacak ulang lagi, otomatis Fanny sekelas dengan beberapa orang yang tidak dikenalnya. Hari pertama masuk sekolah Fanny memang sudah terasa bahwa ada seorang cowok yang sering merhatiin dia dikelas, menurut Neysa cowok itu suka sama Fanny, tapi Fanny tetap cuek walaupun Neysa selalu meyakinkannya, karna memang Fanny tidak (belum) tertarik dengan cowok itu. Semakin lama Fanny merasakan sesuatu yang aneh dengan perasaannya, mungkin juga Fanny ke GR-an, siapa sih yang nggak ke GR-an kalau setiap hari di perhatiin diam-diam sama seorang cowok? Tapi Fanny masih tetap cuek dan dia juga baru saja patah hati.

*

“Fan nanti dateng yah katanya Aris mau ngerayain ulang tahunnya dirumah yah hanya sekedar ngumpul-ngumpul aja, gimana Fan?” ajak Ara. Ara cewek manis sahabat Fanny dan Aris adalah salah satu sahabat Fanny juga di sekolahnya, tinggi, hitam manis, dan anak basket ya itulah Aris.

“Hm sip deh Ra gua ikut, pulang sekolah nanti tungguin gua yah!”

“Sip Fanny!” jawab Ara dengan dua jari jempolnya.

Dikamar Aris..

“FANNY GEBETAN ONLINE TUH!!!” teriak Ian di ruang sebelah yang memang tempat komputer Aris berada.

“Terus? Bukan urusan gua tau!!!”

“Yeh mau jadian nggak? Gua bantuin nih Fan!!!”

Fanny diam karna Fanny sedang bercanda dengan Ara sehingga Ian pun membuat keputusan sendiri.

“Ok berarti mau yah” semangat 45nya Ian mulai keluar.

Fanny tidak menanggapi serius ucapan Ian. Gara-gara cowok berbadan kurus itu alias Ian chat sama cowok itu memakai account facebook Fanny, Fanny jadian dan bingungnya Fanny merasa sedikit senang. Fanny mungkin jadi sedikit tertarik buat pacaran sama dia. Dia? cowok tinggi yang yang penampilannya cuek dan kadang tingkah lakunya gokil juga. Fanny berpikir, Jangan jangan aku suka … TIDAK MUNGKIN!

“Gimana Fanny seneng nggak jadian sama dia?” Goda Ara.

“Apa sih Ara, itu kan gara-gara Ian lagian hubungan ini nggak akan serius, Ra.”

“Bener nih nanti nangis lagi kayak waktu ditinggal Bima hahahaha.”

“Ara tuh kan … ingetin gua lagi, padahal kan gua pengen lupain dia.”

“Ups sorry deh, tenang aja kan udah ada pengganti Bima haha.” Ledek Ara lagi dengan senyum manisnya. Bima? Bima adalah mantan Fanny, 8 bulan yang lalu Fanny putus sama dia dan semuanya terjadi karna Fanny tau kalau Bima jadiin Fanny pacar ke 2-nya, ketika Fanny tau hal itu Fanny sakit hati banget dan Fanny butuh waktu yang cukup lama untuk melupakan semua tentang Bima. Bima memang baik, sangat mengerti Fanny tapi Bima belum bisa menjaga hatinya untuk Fanny. Hem balik lagi ya ke rumah Aris.

Sepanjang waktu dirumah Aris Fanny diledek mulu sama sahabat-sahabatnya. Kayak gimana yah aku pacaran sama dia? Romantis atau malah jadi hambar banget? Huh nggak pernah kepikiran deh. Aku ragu-ragu tapi aku, batin Fanny.

*

“Tuh kan gua bilang apa dia tuh nggak serius sama gua, sms aja nggak apalagi telpon mustahil banget itu.”

“Fanny, mungkin dia nggak punya pulsa atau dia nggak ngurusin hpnya.”

“Ih tapi kan gua ceweknya, Ra!”

“Tuh kan lo anggap hubungan lo serius juga hayo haha.”

“Iya juga yah? Ah kenapa sih gua!” Fanny ngga sadar kalau barusan itu Fanny jadi anggap ini semua serius. Ok  aku akan coba jalanin ini dengan serius, pikirnya. Udah 2 hari Fanny belum terima sms atau telpon dari cowok itu. Aku nggak mau sakit hati lagi. Aku ngga mau dijadiin yang kedua lagi. Cukup dengan Bima aja, karna aku masih terlalu muda umur aku 16 tahun dan aku nggak mau mengisi waktu remajaku ini dengan air mata karna patah hati, keluh Fanny dalam hati.

*

Menerima kenyataan itu memang berat apalagi kalau kenyataan itu menyakitkan. Semua benar-benar harus diterima dengan ikhlas walaupun dengan air mata. Fanny mengingat yang baru saja alami di restoran ketika dia tidak sengaja melihat pacar barunya dengan cewek lain.

“Terus gimana sama yang namanya siapa itu?” cewek itu bertanya pada Rezha.

“Fanny? Ya ampun di mah bukan siapa-siapa gua.” perkataan itulah yang membuat Fanny tidak bisa menahan emosinya. Cowok itu kaget karna melihat Fanny tidak jauh dari mejanya.

“Fan..” belum melanjutkan perkataannya cowok itu melihat Fanny yang telah pergi dan menangis  pecah.

Tissue, itu yang Fanny butuh sekarang karna Fanny menangis semalaman. Aku udah yakin sama dia tapi kenapa begini sih, Isak Fanny. Fanny bingung kenapa dia nangis, Fanny merasa sakit hati dan sedih banget seperti kejadian 8 bulan yang lalu ketika bersama Bima. Apa Fanny jadi cinta sama dia? padahal Fanny sendiri bilang sama temen-temennya kalau Fanny biasa aja jadian sama dia. Dia bukan orang yang Fanny suka dan dari awal Fanny juga tidak mencintainya. Dia bukan type Fanny tapi kenapa Fanny merasakan perasaan yang sama waktu Fanny bersama Bima dan ketika itu Fanny mulai sayang dan cinta banget sama Bima walau Fanny belum terlalu sadar dengan perasaannya sebenarnya, tapi kenapa sekarang dia orangnya yang buat Fanny begini. Dia … Farezha Fathra atau Rezha.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s